Tanggap Darurat Bencana Kekeringan BPBD Kab. Bogor, Pol PP Kecamatan Cibungbulang dan PPI Al Aulia di Desa Girimulya
M. Ilyas, Jawa Barat || Tanggap Darurat Bencana Kekeringan melanda Kabupaten Bogor diwilayah Barat, Kamis, 06 Agustus 2026, suplai bantuan air bersih untuk Masyarakat terdampak.
Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor di kedaruratan kekeringan air bersih, melanda wilayah sekitar 14 Kecamatan untuk mengisi penampungan (toren - toren) air yang ada di beberapa Desa.
Salah satunya ada di Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, yang memiliki kapasitas penampungannya 8.000 liter air bersih, sebagai cadangan utama.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor
Ade Saparudin dilokasi penampungan air bersih, Kampung Pabuaran Tonggoh Desa Girimulya.
"Untuk tanggap darurat bencana kekeringan mulai tanggal 23 Juli sampai di 18 Agustus 2026 sesuai arahan Gubernur Jawa dan Bupati Bogor Bapak Rudi Susmanto.
Menurut rencana setelah pengisian penampungan cadangan air bersih disini yang delapan ton untuk selanjutnya kita (TRC BPBD) akan mengirim air langsung kepada warga yang berada di Kampung Pabuaran Lebak," ungkapnya.
Terpisah Sekertaris Desa (Sekdes) Girimulya Deni menyatakan untuk tempat penampungan (toren) di wilayahnya merupakan bantuan DPKPP (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Bogor.
"Sebagai bentuk antisipasi kekeringan ekstrim bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bogor untuk sementara kita tampung di toren bantuan dari DPKPP Kabupaten Bogor.
Dengan kapasitas penampungannya itu mencapai delapan ribu liter air bersih yang dapat dimanfaat - kan untuk warga satu RW di Kampung Pabuaran Tonggoh sebanyak 424 Kepala Keluarga," ujarnya.



Posting Komentar