-->

Iklan

Serapan DD SadengKolot 2024, Sarana Peningkatan Akses Sektor Pertanian

Admin Kabarrilis.com
Monday, July 01, 2024, 10:53 PM WIB Last Updated 2024-07-01T15:53:28Z
masukkan script iklan disini

 

Ipay, kabarrilis.com - Kabupaten Bogor || Desa SadengKolot,wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam tahun 2024 menargetkan area pertanian sasaran utama serapan Dana Desa (DD).


Desa SadengKolot memiliki 9 Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar pada setiap wilayah Dusun, sehingga kebutuhannya yang utama adalah sarana penunjang infrastruktur.


Hal tersebut diungkapkan oleh Sudiman Sekretaris Desa (Sekdes) Sadengkolot dalam obrolan santainya bersama awak Media Online kabarrilis.com Senin 01 Juli 2024.


"Terkait dana desa yang kita laksanakan dan realisasikan, azas manfaat utama nya untuk pertanian, jalan desa ini juga lebih kepada sawah kebun juga ada tapi delapan puluh persen ke pertanian," katanya.


Menurut Sudiman, wilayah yang sedang di garap pembangunan infrastrukturnya, area kerja dari Poktan Suka Rakyat dan Harapan Jaya. 


"Untuk lahan sawah sendiri kurang lebih ada empat puluh hektare sawah, terdiri dari 2 poktan, lahan kebun kurang lebih sepuluh hektare artinya pertanian lebih dominan.


Selain pembangunan infrastruktur jalan, penyerapan dana desa di tahun 2024 ini juga ada pembangunan tpt wilayah RW 01 Daerah Gunung Dahu, lapangan bola disana ada 2 titik lokasi pekerjaan.


Pekerjaan awalnya dari aspirasi Provinsi kemudian karena adanya usulan melalui musdus, lantainyq bocor karena belum di cor jadi kita hanya pengecoran lantai supaya air dari sumur sampai ke ujung.


Itu memang saluran pengairan untuk ke sawah juga dipergunakan masyarakat, untuk mandi, cuci dan kakus karena di atasnya mata air," ungkap Sudiman.


SadengKolot masuk kedalam kategori Desa berkembang, sehingga realisasi pencairan DD nya pada tahap pertama sejumlah 40 person yang kedua sisanya 60 persen.


Berbeda dengan kategori Desa Maju itu sebaliknya, di tahap awal pencairannya 60 persen dan 40 persennya lagi masuk kedalam tahap 2.

POLITIK

+