-->

Iklan

PPIHD Kab. Sukabumi Melepas 396 Cal Haj 1445 H Gelombang 2 Kloter 50 Akhir

Admin Kabarrilis.com
Tuesday, June 04, 2024, 9:03 AM WIB Last Updated 2024-06-04T15:29:04Z
masukkan script iklan disini

Suhendi, 


kabarrilis.com - Sukabumi || Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi melepas 396 orang Calon Haji Kloter 50 Gelombang 2 tahun 1445 H. di Asrama Haji Pusbangdai, Kecamatan Cikembar Senin tanggal 03 Juni 2024.


396 calon jemaah haji kloter 50 terdiri dari 187 Laki-laki dan 209 perempuan, dengan 8 orang petugas pendamping haji akan lepas landas (take off) dari bandara Soekarno-Hatta menggunakan penerbangan SV. 5259.

Prosesi pelepasan Calon Haji 1445H yang mengusung tagline “Haji Ramah Lansia”, dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ahmad Samsul Bahri mewakili Bupati Sukabumi, didampingi Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sukabumi Dadang Ramdani, dan Ketua PPIHD Kabupaten Sukabumi Abdul Manan.


Ketua PPIHD Kabupaten Sukabumi Abdul Manan menyampaikan ucapan apresiasi kepada seluruh panitia, semua pihak, khususnya pemerintah daerah yang sudah bekerja dalam proses pemberangkatan Kloter 3, Kloter 14, Kloter 40 dan  Kloter 50 Kabupaten Sukabumi.


“Kita berharap semua jemaah haji bisa melaksanakan ibadah haji sesuai dengan aturan syar’i, selain itu saya yakin para panitia yang membantu termasuk para rekan media, Insya Allah suatu saat nanti kita akan dipanggil untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci,” ujar Abdul Manan.


Kloter 50 berjumlah 404 orang terdiri dari 396 jemaah haji ditambah 8 petugas haji, merupakan kloter gabungan dengan Kabupaten Bekasi,” ucapnya.


Sama dengan Kloter sebelumnya, jemaah wanita lebih banyak mendominasi dengan jumlah total 209 jemaah. pada Kloter 50 ini, jemaah termuda dari Kabupaten Sukabumi 18 tahun dan jemaah paling tua usia 88 tahun,” ungkapnya.


Abdul Manan juga mengatakan calon Haji kloter 50 masuk ke gelombang 2 artinya langsung ke kota suci Mekkah dimana cuaca disana mencapai 40-45 derajat celcius,, dan kepada para jemaah untuk selalu menjaga kondisi kesehatan.


Jadi para jemaah sudah membawa kain ihram, kemudian karena langsung ke kota suci mekkah dan suhu saat ini sedang panas-panasnya, kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, tidak banyak keluar hotel kalau tidak ada kepentingan, dan sering minum air putih yang banyak,” imbuhnya.


Kepada para petugas haji daerah, tahun ini adalah haji ramah lansia jaga terus mereka, mereka adalah orangtua kita, jaga awasi dampingi mereka,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi, Dadang Ramdani menjelaskan pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji berjalan tertib dan teratur, karena koordinasi yang dibangun antara Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi khususnya PPIHD dan Embarkasi Bekasi.


Itu komunikasinya Intens, termasuk juga penanganan-penanganan paspor haji, visa dan lain sebagainya ini juga ditangani secara baik dan berkoordinasi dengan embarkasi bekasi,” tuturnya.


“Tentunya juga kita bersyukur, karena pemerintah daerah dalam hal ini pak Bupati dan seluruh jajaran memberikan apresiasi yang luar biasa karena memang anggaran pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji di biayai oleh pemerintah daerah, kita sangat bersyukur dan kami pun di Kementerian Agama memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah daerah karena sudah memfasilitasi apapun yang dibutuhkan oleh para jemaah haji kita hari ini,” imbuhnya.


Terkait tagline “Haji Ramah Lansia”, Dadang menekankan kepada para petugas kloter, ketua regu dan ketua rombongan agar memberikan perhatian khusus kepada para lansia, dari mulai pemberangkatan, perjalanan termasuk saat pelaksanaan ibadah haji.


“Untuk jemaah lansia kurang lebih hampir sekitar 35%, jemaah haji berusia lanjut dan kita juga sudah menekankan kepada para petugas kloter, ketua regu dan ketua rombongan agar betul-betul memberikan perhatian khusus kepada para lansia, baik mulai dari saat pelepasan sampai juga pada pelaksanaan ibadah di tanah suci termasuk juga di Arafah," pungkasnya

POLITIK

+