Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

wa

Bentuk Kepedulian, Dandim 0602/Serang Berikan Bantuan Telur Ke Ponpes Nurul Huda

Kabarrilis.com   |  Serang  -   Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Ustadz Zaemul, mengucapkan terima kasih atas bentuk perhatian dan kepedulian, dari Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letnan Kolonel (Letkol) Inf Mulyo Junaidi, S.E., M.Tr (Han).  Karena telah memberikan bantuan sembako dalam bentuk telur, kepada anak anak didik yang sedang belajar ilmu agama.

Hal ini disampaikannya, usai menerima bantuan sosial tersebut, disela-sela saat sedang mengajar ilmu agama kepada para santri, bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda Kampung Pancuran Desa Lebak Wana Kecamatan Kramatwatu, kabupaten Serang Provinsi Banten, Selasa (21/11/2023).

"Tentunya kami semua, tidak bisa memberikan apa-apa, tetapi do'a kami bersama seluruh para santri. Semoga prajurit TNI selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara serta seluruh masyarakat," tukasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Dandim 0602/Serang menjelaskan bahwa, bantuan diserahkan oleh anggota dan kami tidak bisa hadir langsung, karena ada tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan. kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai kepedulian dan perhatian, kepada salah satu tempat pendidikan yaitu pondok pesantren, yang berada di wilayah Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang. Semoga apa yang diberikan ini, akan dapat bermanfaat untuk seluruh santri,  yang sedang belajar menimba ilmu agama. 

"Kami minta jangan dilihat dari besar ataupun kecilnya apa yang sudah diberikan ini, tetapi semua adalah bentuk kepedulian kepada salah satu tempat sarana pendidikan agama, yaitu pondok pesantren.Semoga akan dapat memberikan contoh, kepada saudara kita yang lainnya. Agar bisa menyisihkan sebagian rezekinya, guna membantu anak-anak kita yang sedang belajar ilmu agama," ungkapnya.

Letkol Inf Mulyo Junaidi, berharap agar bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik, untuk menambah gizi para santri yang sedang belajar. Sehingga ilmu yang diberikan oleh para pengajar, dapat dengan mudah diserap dan diterima dengan baik. Agar pada saat selesai menempuh pendidikan di pesantren, dapat mengaplikasikannya 
dan bermanfaat, ketika mereka berada dilingkungan masyarakat.

Laporan  :  Ampera Situmeang