-->
24 C
en
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Korcam PKH Leuwiliang Tuding Kantor Pos dan Giro Leuwiliang Arogan !!!


M. Ilyas, Jawa Barat || Kantor Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dipenuhi Ribuan Kepala Keluarga (KK) para penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Rabu 26 November 2025.

Para penerima BLTS - KESRA mendapatkan Rp. 900.000.00 untuk Tiga bulan sekaligus Untuk Oktober, November dan Desember pada Tahun 2025 dari Kementerian Sosial - Republik  Indonesia (Kemensos - RI).

Dengan membludaknya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di depan Kantor Kecamatan, Ari selalu Koordinator Kecamatan (Korcam) Program Keluarga Harapan (PKH) menilai Kantor Cabang Leuwiliang Arogan.

"Karena mengumpulkan banyak orang pada satu titik tanpa adanya koordinasi, hal itu menjadi penunjuk arogansinya Kantor Pos dan Giro Cabang Leuwiliang.

Sampai hari ini pelaksanaan pembagian para KPM BLTS - Kesra, Kami selalu pendamping PKH belum mendapat surat pemberitahuan," ungkap Ari kepada kabarrilis.com.

Sementara menurut Simas selaku Ketua RT 04 / 07 Kampung Hegar Rasa RW 07, Desa Purasari mengharapkan agenda pembagian KPM dilaksanakan di setiap Kantor Desa.

"Mengingat rasa kemanusiaan, atas adanya antrian yang panjang bisa mengakibatkan banyak hal yang tidak diingkan, utamanya bagi orang wanita hamil dan menyusui.

Kemungkinan - kemungkinan itu sangat bisa terjadi, guna mengantisipasinya hal tersebut pihak Kantor Pos dan Giro Leuwiliang sudah semestinya mengevaluasinya.

Agar kedepannya para penerima bantuan itu  tetap sehat dan ceria pasca menerima, tidak merasakan lelahnya setelah lama mengantri. Artinya itu Memanusiakan Manusia," ujarnya.

Sampai dengan berita ini diturunkan, pihak Kantor Pos dan Giro Cabag Leuwiliang belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut. 
Older Posts
Newer Posts
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang Update berita aktual seputar ekonomi, sosial budaya, kriminal dan hukum, olahraga, pendidikan, pemerintah, peristiwa, politik, religi, wisata dan hiburan

Post a Comment