-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABAR-RILIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Warga Histeris, Jembatan Penghubung Banyuasih - Karangbolong Tiba-tiba Ambruk

    Admin Kabarrilis.com
    Wednesday, June 05, 2024, 7:38 pm WIB Last Updated 2024-06-05T14:21:28Z
    masukkan script iklan disini

    Ampera S, 


    Kabarrilis.com - Pandeglang || Jembatan yang menjadi penghubung antara Kampung Banyu Asih - Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten tiba-tiba ambruk.


    Lokasi ambruknya jembatan secara tiba - tiba Rabu 05 Juni 2024, persis berada di depan Kantor Desa Karangbolong, langsung diteliti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang.


    Menurut salah satu warga dalam vidio yang beredar, ingin melewati namun merasakan getaran akan runtuh," Untung saya tidak lewat, sebab sebelum jatuh jembatan tersebut, getarannya sudah terasa," ungkap warga yang akan melintas.


    Hal tersebut, awak media langsung mengkonfirmasi terkait ambruknya jembatan kepada Kepala Dinas DPUPR Kabupaten Pandeglang, "Benar pak kami juga dapat info dari lapangan, dan tim kami langsung meluncur ke lokasi yang di maksud," ucap Asep selaku Kepala Dinas.


    Asep juga menjelaskan, jika dalam kejadian itu, belum bisa memastikan sebabnya, "Ini masih dalam tahap pengecekan, dan penyebabnya belum di ketahui," ujarnya.


    Pihaknya juga sedang dalam penghitungan rencana pembangunan," Saya berharap kepada para pengguna jalan, khususnya masyarakat agar dapat bersabar. Kami sedang menghitung biaya perbaikan jembatan tersebut," masih ungkapnya.


    Dalam hal ini, pihaknya tetap tak luput berkordinasi dengan pihak Kecamatan, dan aparatur setempat," Kami sudah berkordinasi dengan pihak Kecamatan juga, agar lebih detailnya tar kami akan hitung dahulu agar segera di laksanakan," tuturnya melalui WhatsApp.


    Saat di tanyakan tentang penghubung sementara, Kepala Dinas juga mengatakan, "Kami akan kordinasi dengan tim kami dsini, agar segera di buat jembatan sementara agar dapat di lalui warga, minimal roda 2," tutupnya.

    Politik

    +