--> iklan
  • Jelajahi

    Copyright © KABAR-RILIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ad Sticky

    Iklan

    Polsek Citeureup bersama Instansi Terkait Lakukan Cek Olah TKP Terkait Penemuan Mayat Dalam Sumur

    Admin Kabarrilis.com
    Monday, April 15, 2024, 2:55 am WIB Last Updated 2024-04-14T20:00:22Z
    masukkan script iklan disini
    Kabarrilis.com   |  Bogor - Polsek Citeurep bersama instansi terkait lakukan Cek dan Olah TKP dimana telah ditemukan seseorang kaki-laki dalam keadaan meninggal dunia disebuah sumur yang beralamat di kampung Bojong Unduk Desa Tarikolot Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor.

    Kapolsek Citeureup Kompol Victor G Hampnangan S,SH,.MH menjelaskan, awal dimana mendapatkan laporan informasi warga pada hari Minggu tanggal 14 April 2024 jam 08.30 Wib. Diketahui telah di temukan sesosok mayat diketahuo berjenis kelamin laki - laki di dalam Sebuah Sumur di kampung Bojong Unduk.

    "Hasil Cek Lokasi TKP diketahui bahwa mayat berjenis kelamin laki - laki tersebut Bernama S (Alm) kelahiran Bogor, 05 Juli 1951 warga kampung Unduk. Dan para saksi yang sudah diperiksa untuk diminta keterangan yaitu AMQ, HQ, L,," jelasnya.

    Hasil interogasi pemeriksaan di lokasi TKP bahwa pihak kepolisian mendapatkan keterangan awalnya atau pada hari Minggu tanggal 14 April 2024, diketahui sekira jam 08.00 Wib, saat itu anak korban yang bernama AM, sedang membeli bubur yang tidak jauh dari rumahnya, yang mana saat itu AM, bertanya kepada tukang bubur tersebut apakah melihat orang tuanya. Namun saat itu tukang bubur tersebut menjawab tidak tahu, setelah membeli bubur ayam, lalu AM, kembali kerumah, namun sebelumnya AM, kerumah, Dirinya mengecek ke pinggir sumur, yang mana Korban sering duduk di samping sumur (ada bale).

    "Ketika AM, melihat kearah dalam sumur, dirinya mendapati bahwa Orang tuanya yang bernama S (Alm) sudah mengapung. Melihat hal tersebut AM, langsung berteriak "Bapaaaaa....". Kemudian L menghampiri AM dan benar adanya bahwa didalam sumur ada mayat yang mengapung. Kemudian L menelpon satgas desa tarikolot dan Babinkamtibmas serta anggota polsek citeureup, kemudian atas temuan tersebut pihak BNPB kab bogor segera melakukan evakuasi terhadap korban dan berhasil diangkat dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya.

    Selanjutnya, berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga bahwa S (Alm) mulai tidak terlihat semenjak pada hari Jum'at tanggal 12 April 2024, sekira jam 07.30 Wib dan korban selama mengalami penyakit stroke ringan dan gula, diduga korban stres dan masuk dalam sumur.

    "Hasil pemeriksaan sementara pada korban S (Alm) tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan meninggal diduga kurang lebih 3 hari yang lalu. Selanjutnya pihak keluarga telah menerima dan ikhlas atas kejadian tersebut serta menerima sebagai musibah kemudian bersedia membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan otopsi dan korban sudah di makamkan secara layak oleh pihak keluarga dan situasi sudah dalam keadaan aman dan kondusif," tuturnya.

    Dimana mayat tersebut di evaluasi dari dalam sumur oleh petugas Rescue Damkar dan pihak Polsek Citeureup dalam keadaan baik. (Humas/Reed)

    Politik

    +