-->

Iklan

Plt Camat Leuwiliang Mengharapkan Mutu Bagus Beras Bantuan Pangan

Admin Kabarrilis.com
Thursday, June 15, 2023, 9:10 PM WIB Last Updated 2023-06-15T14:10:47Z
masukkan script iklan disini

Laporan : Raga Sukma ||

Kabarrilis.com, Bogor - 'Mutu Beras' bantuan pangan menjadi agenda utama pembahasan rapat koordinasi (rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwiliang bersama dengan 11 Kepala Desa (Kades).

Rakor di Pimipin langsung Plt Camat Leuwiliang W R Pelitawan, di Aula Kantor Kecamatan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rabu 14 Juni 2023.

"Saya bukan menolak programnya akan tetapi mutu berasnya, yang kemarin di terima oleh kpm diduga mutunya kurang bagus," ungkapnya.

Selaku Plt Camat Leuwiliang, dirinya mengharapkan agar beras yang dikirim mutunya bagus, karena merupakan komoditi untuk dikonsumsi.

"Penerima juga kan orang - orang yang kurang mampu, ya sebisa mungkin kita memberikan yang terbaik lah kepada mereka." ujarnya.

Dirinya sangat menyayangkan peristiwa terjadi di wilayah binaannya, semestinya mutu yang baik diterima masyarakatnya bukan sebaliknya.

" Saya pribadi sangat menyayangkan ya, mutu beras yang diterima oleh KPM kurang bagus, menurut informasi setelah beras diterima," tegasnya.

Terpisah, ditemui di Ruangan Kerjanya Kasie Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Leuwiliang, Hari Prihatono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tikor Bansos mengatakan, adanya dugaan beras dengan qualitas kurang baik ditemukan, ketika pihaknya turun kelapangan.

"Secara kualitas itu dibawah medium dan saya sudah menghubungi kepala PT Pos Indonesia cabang Leuwiliang Bapak Zul, dalam hal ini menyikapinya bila ditemukan adanya beras tidak baik, akan dikembalikan kepada Bulog untuk diganti beras," ungkapnya.

Adanya dugaan beras dengan kualitas yang kurang baik dan buruk berwarna kuning cenderung hitam, setelah pihaknya melakukan langsung melakukan peninjauan dilapangan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Camat, bahwa dalam hal ini atas nama Pemerintahan Kecamatan akan komplain juga, ke PT Pos Indonesia dan Bulog. Agar melakukan pemantauan lebih mendalam, saat pelaksanaan pendistribusian beras ini," pungkasnya.

POLITIK

+