-->
  • Jelajahi

    Copyright © Kabarrilis.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Banjir yang Melanda Kecamatan Baros Kabupaten Serang Menyisakan Keprihatinan...

    Admin Kabarrilis.com
    Wednesday, August 11, 2021, 17:29 WIB Last Updated 2021-08-11T10:34:56Z
    masukkan script iklan disini
    SERANG BANTEN, KABARRILIS.COM || Luapan air yang menimpa keluarga YULIAH wanita paruh baya menyisakan keprihatinan,Hujan yang melanda merobohkan setengah pagar halam rumah nya yang terletak di Desa Sukamanah RT 1/RW 3, Kecamatan Baros Kabupaten Serang - Banten, pada hari Selasa (10/08/2021).

    Yuliah seorang wanita paruh baya janda tua berusia 60 tahun sedih dengan naas yang menimpa nya luapan air yang tidak terbendung telah merobohkan setengah pagar rumah milik nya yang ada di depan rumah YULIAH wanita paruh baya.

    Saat awak media Kabar Rilis mewawancarai Iyang anak dari YULIAH wanita paruh baya pada saat kejadian pada malam hari, orang tua saya posisi nya ada di rumah sendirian sementara saya masih berada di kerjaan tutur Iyang pada awak media. Iyang sendiri hanyalah sebagai buruh penambang pasir harian lepas.

    "Luapan air yang mencapai setengah meter, tapi airnya begitu deras ungkap Iyang untung nya tidak ada korban Jiwa, hanya kerusakan material aja" Terang iyang.kepada awak Media Kabarrillis.com

    Di tempat yang sama iyang pun menjelaskan "saya sudah lapor bahkan saya langsung telfon Kepala Desa, tapi belum ada tanggapan dari pihak desa,karna kan di saat pandemik ini susah untuk cari uang boro - boro buat ngebangun, untuk buat makan sehari hari aja susah" Tutur Iyang kepada Awak Media kabarrili.com

    Masi dari Iyang," Harapan saya semoga ada bantuan dari pemerintah dari pihak pihak terkait untuk membangun kembali pagar yang rusak akibat banjir yang melanda," Harapnya iyang

    Lanjut Iyang mengatakan kepada awak Media ketika di wawancarai tolong perhatiin juga tentang bansos bansos dari pemerintah, akibat dampak dari pademik ini'

    "Ibu saya sendiri belum pernah mendapat kan bantuan semenjak pademik ini ujar iyang kepada awak Media ibu saya hanya pernah mendapatkan Uang sebesar Rp.300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) dan itupun dari salah satu warga dan ibu sayapun sampai saat ini tidak memiliki KTP eloktronik ujar iyang kepada Media pernah di foto tetapi sampai detik ini tidak ada kejelasannya" Ujar Iyang

    "Yuliah wanita paruh baya yang berusia 60 tahun sudah tidak bisa bekerja hanya di rumah kesehariannya untuk biaya hidup hanya mengandal kan dari saya Sebagai buruh harian lepas" Tutupnya.

    Rana.
    COPYRIGHT KABARRILIS.COM

    Politik

    +