Desa Leuwimekar, Target Penunjang Untuk Akses Ekonomi dan Pendidikan Antar Desa
M. Ilyas, kabarrilis.com || Implementasi untuk penunjang sarana dan prasarana (sarpras) sebagai akses utama didalam penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu juga, yang tidak kalah pentingnya akses pendidikan pun menjadi target dari Pemerintah Desa (Pemdes) Leuwi mekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Membangun jalan hotmix sepanjang 292 Meter Persegi (M²), dengan lebar 3 M² dan tinggi 03 Centi Meter Persegi (CM)² dengan menggunakan
Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Perdesaan Tahun Anggaran (TA) 2026, sebagai program unggulannya Bupati Bogor Rudi Susmanto.
Menurut Kepala Desa (Kades) Leuwimekar May Sumarno, anggaran Bankeu Khusus yang diserap untuk pembangunan jalan di Kampung Suka Mulya, RW 01 melingkupi RT 01, 02 dan 03.
"Anggaran yang dipergunakan berasal dari dana Bankeu Khusus Akselerasi Perdesaan tahun 2026, sebagai program unggulan nya Bupati bersama Wakil Bupati Bogor, Bapak Rudi Susmanto dan Jaro Ade.
Dengan nilainya itu mencapai Rp. 248. 780. 000.00. Disana termasuk PPN dan PPH dua belas koma lima persen sesuai dengan rab dan dikerjakan oleh masyarakat bersama tenaga ahli tehnis dibidangnya," ungkapnya Senin, 02 November 2026.
Tujuan utama dari adanya pembangunan di Kampung Sukamulya RW 01 yang meliputi 3 RT tersebut lanjut May Sumarno, adalah sebagai akses lingkar antar Desa.
"Selain sebagai sarana penunjang ekonomi masyarakat dan pendidikan berkelanjutan, di Kampung Suka Mulya ini wilayah yang berbatasan langsung dengan dua Desa.
Sebelah barat itu berbatasan dengan Desa Cibeber Dua dan disebelah selatannya itu adalah Desa Barengkok, sehingga menjadi akses hidup antar wilayah Desa.
Dengan banyaknya faedah yang didapatkan dari program unggulannya Bapak Bupati Rudi Susmanto bersama Bapak Jaro Ade ini kami mengucapkan banyak terimakasih.
Juga tidak lupa kami sampaikan ke Bapak Camat Leuwiliang dan jajarannya, sehingga dana Bankeu Khusus Akselerasi Perdesaan Tahun Anggaran 2026 dapat direalisasikan.
Semoga untuk pencairan pada tahap 2 juga dapat dicairkan sesegera mungkin setelah selesai pelaksanaan pembangunan di tahap satu ini," beber May Sumarno diwawancara khusus bersama kabarrilis.com



Posting Komentar