Jauh Sebelum Pelaksanaan Tender, UKPJB Bagian Sekda Kab.Tangerang, di Duga Pemenang Sudah Ditentukan
AS, Banten || Jauh sebem Tender dilasakan Unit Kerja Pengadaan Barang / Jasa (UKPBJ) di bagian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang,
diduga pemenangnya sudah ditentukan.
Dimana dugaan itu "dapat dilihat dari fakta yang sebagaimana yang telah terjadi, pada salah satu Dinas Kabupaten Tangerang, terkait pemenang terder itu, sudah ditentukan jauh sebelum terder dilaksanakan", kata Juara Simanjuntak .
Lebih lanjut Juara menjelaskan, "Indikasinya itu diperkuat dari fakta - fakta tender, yang dimana terdapat sejumlah paket yang penyedia hanya satu penyedia yang memasukkan penawaran.
Ada juga yang dua atau tiga penawarnya, akan tetapi perusahaan pemenang sudah dipesiapkan sedemikian rupa, sementara untuk peserta lain diduga hanya boneka atau sebatas pelengkap.
Sebagai dasar untuk mengelabui ?", Kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakaat (LSM), Jaringan Pemerhati Kebijakan Publik dan Pembangunan (JPKPP) kepada Kabarrilis.com, Sabtu, 22 Agustus 2026 di Tangerang.
Ketika Inspektur Kabupaten Tangerang dikonfirmasi tentang dugaan diatas :
- Yang dimana dugaan penawar yang masuk dominan hanya dua ( 2 ) perusahaan atau lebih 50 % lebih ?,
- Dimana diduga perusahan yang gugur dengan alasan yang sama seperti, "tidak melampirkan dokumen penawaran" ?,
- Apakah APIP tidak memiliki akun yang sama yang dimiliki pokja ?
-Jika punya atau ya, berarti APIP seharusnya mengetahui seluruhnya proses tersebut ?,
Berhubungan pertanyaan diatas tersebut ,TIni Wartini mengatakan , Untuk lebih jelasnya alasan tersebut silahkan ke bagian Unit Kerja Pengadaan Barang / Jasa ( UKPBJ ) Sekda karena data dimeraka , kata Kepala Inspektorat Kabupaten Tangerang.
Sampai berita ini diterbitkan , Kapala Bagian Unit layanan Pengadan ( ULP ) belum bersedia memberikan penjelasan terkait dengan penjelasan Inspektur Kabupaten Tangerang diatas tersebut.
Menanggapi "pembiaran" APIP terhadap proses tender yang penuh permainan itu, Juara Simanjuntak menilai bahwa APIP dalam hal ini tidak merasa perlu memantau, bahkan dengan "sengaja" tidak mengawasi proses tender.
"APIP tidak mau mengawasi dengan memantau proses tender. Alasannya ? Mereka juga berada di 'lingkaran setan' itu," katanya.


Posting Komentar