Makna Hardiknas 2026, Dede Scout : Bergerak Bersama Guru, Berliterasi Melanjutkan Merdeka Belajar
M. Ilyas, Jawa Barat || Tema : Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar, kalimat sarat makna dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Har - Dik- Nas) tahun 2026, sebuah agenda tahunan yang mengingatkan betapa pentingnya peran Guru sebagai Penggerak Utama Perubaban.
Hal tersebut selaras dengan semangat pemikiran nya Ki Hajar Dewantara, yang menekankan bahwa pendidikan harus mampu untuk menuntun segala potensi peserta didik agar berkembang secara optimal.
Dede Scout, seorang guru di SDN Cemplang 01, Desa Sukamaju, Keturut mengambil peran dalam menyemarakkan Hardiknas tahun ini dengan mengajak seluruh guru untuk lebih meningkatkan budaya literasi.
Ia menyampaikan bahwa ditengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, guru tidak boleh berhenti belajar. Salah satu cara paling sederhana namun berdampak besar adalah dengan membiasakan diri membaca buku.
"Rendahnya minat literasi pada saat ini menjadi tantangan nyata dalam dunia pendidikan. Ketika literasi kurang diperhatikan, proses pembelajaran cenderung berjalan monoton, kurang inovatif, dan tidak mampu membangkitkan semangat belajar peserta didik.
Padahal, dalam semangat Merdeka Belajar, guru dituntut untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna, melalui momentum Hardiknas 2026," tulis Dede Scout kepada kabarrilis.com, Sabtu 02 Mei 2026.
Dengan dasar itu Dede Scout mengajak kepada seluruh Guru untuk bergerak bersama, kembali membangun budaya membaca (literasi) bukan hanya sekadar kegiatan membaca teks, tetapi juga proses memahami dan menganalisis yang mengembangkan ide - ide baru yang diterapkan didalam pembelajaran.
"Guru yang memiliki wawasan luas akan lebih mudah menciptakan inovasi dan menghadirkan suasana kelas yang hidup. Maka dari semangat “Bergerak Bersama” juga mengandung makna kolaborasi.
Guru, siswa, dan seluruh elemen pendidikan harus saling mendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan literasi yang kuat, guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi inspirator dan motivator bagi peserta didiknya.
Hardiknas 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata. Sudah saatnya kita meninggalkan kebiasaan lama yang membuat pembelajaran terasa datar dan monoton. Mari kita hidupkan kembali semangat membaca sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Karena pada akhirnya, guru yang gemar membaca akan melahirkan pembelajaran yang berkualitas, dan dari pembelajaran yang berkualitas akan lahir generasi bangsa yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," urainya.



Posting Komentar