Baznas Kab Sukabumi Salurkan Bantuan Pipa - nisasi Wilayah Terdampak Bencana Cisolok
Suhendi, Jawa Barat ||Bantuan Air Bersih untuk korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Cisolok dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, 2025 di tahun lalu.
Bantuan yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Sukabumi berupa Pipanisasi demi menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak karena bencana banjir bandang dan longsor di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu 11 Februari 2026.
Anggaran bantuan Baznas Kabupaten Sukabumi bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor berasal dari program kemanusia - an didalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk 626 Kepala Keluarga (KK).
Menurut Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi Ujang Sudarma, pipanisasi yang diberikan oleh pihaknya merupakan bantuan penunjang bagi sarana dan prasaan air bersih yang disaat ini sangat dibutuhkan masyarakat.
"Dengan adanya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisolok, mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan terputusnya saluran air bersih milik warga.
Sehingga kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk memasak, mandi dan menjaga kebersihan lingkungan," ungkapnya.
Hal tersebut dilakukan Unang Sudarma sebagai bentuk respons cepat dari Baznas Kabupaten Sukabumi yang turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan.
"Berupa pemasangan jaringan pipanisasi air bersih kepada pemukiman warga terdampak, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit kembali serta mempercepat pemulihan pascabencana.
Bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzaki, munfiq serta donatur yang dititipkan kepada Baznas, untuk disalurkan nya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Alhamdulillah, ditengah duka dan luka akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Cisolok, Baznas Kabupaten Sukabumi langsung hadir untuk membantu warga yang membutuh - kan.
Melalui penyaluran langsung bantuan pipanisasi air bersih sebab Air bersih tersebut merupakan kebutuhan utama yang sangat urgent (penting) bagi keberlangsungan hajat hidup dan kesehatan masyarakat,” ujar Unang Sudarma.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya bersifat sementara, namun dirancang agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lebih panjang oleh warga.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penopang kesehatan keluarga. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga serta menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.
Unang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para muzaki, munfiq, dan donatur. Amanah yang telah dititipkan telah kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga setiap tetes air yang mengalir menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur,”Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Sukabumi menegakkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan bencana. Baznas berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong semangat kebersamaan serta kepedulian sosial antar warga.
Dengan semangat “Hadir, Peduli, dan Menebar Keberkahan”, Baznas Kabupaten Sukabumi terus berupaya mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen kemanusiaan dan pemberdayaan masyarak terutama bagi mereka yang sedang tertimpa musibah. Pungkasnya.


Posting Komentar