-->
24 C
en
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Fiqri Maulana : Kajian Materi Penting Dalam Penguatan Karakteristik Anak


M. Ilyas, Jawa Barat || Uraian materi penting tentang pendidikan didalam hal penguatan  karakteristik, bagi Anak Usia Dini, dengan keterlibatannya berbagai pihak dari semua aspek.

Berdasarkan kajian yang disusun oleh Fiqri Maulana, dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 250201021, Mahasiswa Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor, jurusan bidang ilmu Magister Manajemen Pendidikan Islam.

Dalam Artikel ini Fiqri Maulana membahas peran Orang Tua terhadap pendidikan Anak, mencakup dimensi pembentukan karakter, dukungan akademik dan lingkungan belajar.

Selain itu juga dibutuhkan kolaborasi antara Orang Tua dengan Sekolah dan pemahaman terhadap peran ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan ditingkat individu maupun sistem.

Peran Orang Tua terhadap Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan sebuah proses yang berkelanjutan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak.

Pendahuluan

Keluarga memiliki fungsi fundamental dalam perkembangan anak, baik secara kognitif, afektif, maupun sosial. Orang tua sebagai figur primer memberikan stimulus awal yang mempengaruhi cara anak berpikir, bersikap, dan berperilaku.

Menurut teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner, keluarga berada dalam lingkup mikrosistem yang memberikan dampak langsung terhadap perkembangan individu.

Oleh karena itu, keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak menjadi faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik dan pembentukan karakter.

Peran Orang Tua dalam Pembentukan Dasar Pendidikan

1. Edukasi Awal dan Pembentukan Karakter

Sejak usia dini, anak belajar melalui observasi dan imitasi terhadap perilaku orang tua. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan empati ditanamkan melalui interaksi sehari-hari. Pendidikan karakter ini membentuk fondasi yang memengaruhi keberhasilan sosial dan akademik anak di masa depan.

2. Peran Orang Tua sebagai Fasilitator Belajar

Orang tua memberikan pengaruh positif melalui penyediaan sarana belajar seperti buku, alat tulis, dan akses terhadap sumber pengetahuan lain. Selain itu, kebiasaan belajar yang baik dapat ditanamkan melalui pembiasaan waktu belajar, pendampingan saat mengerjakan tugas, serta pemberian umpan balik terhadap pencapaian anak.

3. Motivasi dan Dukungan Emosional

Dukungan emosional merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Anak yang menerima apresiasi, perhatian, dan dorongan dari orang tua umumnya memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi serta sikap positif terhadap proses belajar.

Hal tersebut selaras dengan teori motivasi self - determination yang lebih menekankan pentingnya dukungan eksternal dalam meningkatkan motivasi intrinsik.

Lingkungan Keluarga sebagai Ruang Belajar

Lingkungan rumah yang kondusif jadi faktor pendukung bagi perkembangan akademik. Keberadaan ruang belajar yang terorganisir, minim distraksi sertq atmosfer komunikasi yang positif membantu anak lebih fokus.

Pola asuh yang demokratis juga terbukti memberikan kebebasan yang terarah sehingga anak dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian.

Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah

Hubungan yang baik antara orang tua dan lembaga pendidikan merupakan bentuk sinergi yang penting dalam menunjang perkembangan anak.

Keterlibatan orang tua melalui komunikasi rutin dengan guru, partisipasi dalam kegiatan sekolah, dan pengawasan terhadap perkembangan anak mampu meningkatkan kompetensi akademik serta kesejahteraan psikososial anak.

Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua bersama pihak sekolah tersebut memiliki hubungan positif dengan prestasi akademik serta disiplin belajar.

Peran Orang Tua di Era Digital

Ditengah derasnya perkembangan teknologi kini orang tua memiliki tanggung jawab baru untuk mendampingi penggunaan gadget dan internet.

Pengawasan diperlukan untuk mencegah paparan konten negatif serta meminimalkan dampak adiktif. Pada saat yang sama, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat edukasi.

Jika digunakannya secara proporsional dan sesuai usia. Literasi digital orang tua menjadi faktor kunci, agar anak mampu memanfaat - kan teknologi secara bijak.

Kesimpulan

Peranan Orang Tua dalam Pendidikan Anak mencakup aspek kognitif, afektif, dan sosial yang saling berkaitan. Sebagai pendidik pertama, orang tua memberikan fondasi yang memengaruhi perkembangan jangka panjang anak.

Melalui pemberian contoh, dukungan emosional, penyediaan lingkungan belajar yang kondusif, serta kerja sama dengan sekolah, orang tua berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan pendidikan anak.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas peran orang tua menjadi hal yang harus mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan secara lebih luas.

Sumber : Fiqri Maulana, Jum'at 21 November 2025.
Older Posts
Newer Posts
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang Update berita aktual seputar ekonomi, sosial budaya, kriminal dan hukum, olahraga, pendidikan, pemerintah, peristiwa, politik, religi, wisata dan hiburan

Post a Comment