Darkum Prabu Justicia Law Firm Kaloborasi Dengan Pramuka Penegak SMK Assalam
M. Ilyas, Jawa Barat || Eksistensi Pengacara Muda Tegas dan Berkarakter Asep Bunhori, S. IP., SH., Pimpinan Prabu Justicia Law Firm melakukan kegiatan Sadar Hukum (Darkum) ke para Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan - Swasta (SMK - S) Assalam.
Kehadiran Asep Bunhori di acara Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) Kabupaten Bogor 10.071 10.072 Sanggar Bakti SMK - S Assalam Kecamatan Pamijahan, Jum'at 14 November 2025, selaku Pemateri.
Materi pembahasan yang disampaikan Asep Bunhori berupa pemahaman dasar tentang Hukum, sebagai bahan pengetahuan yang wajib diketahui didalam setiap tindakannya.
"Hal dasar buat Kita itu harus melek hukum, agar memiliki jiwa Pramuka yang berkarakter yang senantiasa hadir ditengah masyarakat selain sebagai pelajar dan intelektual.
Hari ini kita berkumpul di sini, bukan hanya sebagai siswa - siswi SMK, tetapi sebagai anggota keluarga besar Gerakan Pramuka yang telah disatukan oleh seragam cokelat.
Hasduk Merah - Putih dengan semangat yang sama di bawah naungan Tri Satya dan Dasa Darma, sebagai seorang Pramuka Penegak, kita berada di garda terdepan. Masa Penegak adalah masa "mencari", masa "mencoba", dan masa "menegakkan".
Kita ini disini dididik menjadi pribadi mandiri yang bertanggung jawab serta siap untuk terjun ke Masyarakat," ungkap Asep Bunhori dalam sambutannya yang dihadiri langsung seluruh Pembina Gudep Sanggar Bakti SMK S Assalam.
Mengapa Pramuka SMK harus Melek Hukum lanjut Asep Bunhori, karena kalimat tersebut kadang terdengar kaku dan sangat menakut kan dalam keseharian.
"Seringkali kata 'hukum' itu terdengar kaku, menakutkan, atau jauh dari kehidupan kita. Kadang kita berpikir hukum itu hanya urusan nya Polisi, Jaksa atau Pengacara.
Padahal, kesadaran hukum itu adalah bagian inti dari karakter seorang Pramuka.Coba kita renungkan Dasa Darma Pramuka :
Darma ke - 1 : Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (Setiap agama mengajarkan kita untuk taat pada aturan).
Darma ke 2 : Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. (Hukum ada untuk melindungi manusia lain dari perbuatan kita).
Yang paling relevan itu ada di Darma ke 10 : yaitu suci didalam pikiran, perkataan serta perbuatan.
Perbuatan yang "suci" adalah perbuatan yang tidak merugikan orang lain, perbuatan yang jujur, dan perbuatan yang patuh pada aturan main. Nah, Aturan main itulah yang kita sebut hukum.
Sebagai siswa SMK, relevansinya menjadi dua kali lipat. Sebentar lagi akan lulus. Kita akan melanjutkan studi atau mungkin masuk kedunia industri atau dunia usaha, disanalah kesadaran hukum bukan lagi sebuah pilihan, akan tetapi menjadi kewajiban Profesional," katanya.
Menurut Asep Bunhori, dalam Era sekarang sudah banyak perbedaan, disisi tantangan bukan hanya soal 'jangan mencuri' ataupun 'jangan berkelahi'.
"Seperti contoh yang paling sederhana itu Hukum di Jalan Raya sebagai penegak yang bertanggung jawab, memakai helm, memiliki SIM, dan mematuhi rambu lalu lintas adalah cerminan Dasa Darma kita.
Itu bukan soal takut ditilang, tapi soal 'kasih sayang sesama manusia' untuk menjaga keselamatan diri sendiri dengan orang lain yang didasari oleh kesadaran hukum.
Selain itu juga ada regulasi Hukum di Dunia Maya yang diatur melalui Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) berkaitan dengan Media Sosial (Medsos).
Bijak bermedsos dengan niatan suci dalam pikiran dan perkataan, kita sekarang diuji di media sosial. Jari kita bisa menjadi sumber pahala atau bisa juga jadi sumber masalah hukum.
Maka stop untuk tak menyebar berita hoax, stop cyberbullying, serta segera hentikan ujaran kebencian. Kita itu sebagai Pramuka Penegak harusnya jadi pelopor penggunaan internet yang positif dan juga bertanggung jawab.
Hukum di Dunia Kerja : Ini spesial untuk kita, anak SMK. Ketika nanti bekerja, kita akan bertemu dengan yang namanya kontrak kerja, kita harus paham hak dan kewajiban,Kita harus patuh pada aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Bagi rekan-rekan yang kreatif (misalnya dari jurusan RPL atau Multimedia), karya kalian dilindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kalian harus menghargai karya orang lain dan melindungi karya kalian sendiri," ujarnya
Sebagai penutup sambutan selaku pemateri Asep Bunhori, S. Ip., SH. Pada kesempatan itu menyampaikan pesan mendalam untuk para peserta kegiatan Sadar Hukum di SMK Assallam.
"Jadilah pelopor, bukan menjadi pelanggar.Rekan-rekan Penegak yang hebat, jadikan
Kesadaran hukum bagi kita bukanlah beban, tapi benteng karenq hukum melindungi kita, memandu kita, dan memastikan kita bisa berkarya dengan aman dan profesional.
Jangan sampai semangat Pramuka kita luntur hanya karena kita abai pada aturan.
Maka, melalui kegiatan ini, saya mengajak kepada kita semuanya.
Jadilah Penegak yang melek hukum. Penegak yang tidak hanya tahu skill kejuruannya, tapi juga paham aturan mainnya. Penegak yang berani berkata benar, disiplin, dan jujur.
Mulai dari diri sendiri. Mulai dari hal kecil. Mulai dari ambalan kita. Tunjukkan bahwa Pramuka Penegak SMK adalah generasi yang siap membangun Indonesia dengan karakter yang kuat dan kepatuhan hukum yang tinggi.
Terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmat - ullahi Wabarakatuh. Salam Pramuka !!!.



Post a Comment