-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABAR-RILIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Usai Dirawat selama 8 Hari, ART Lompat dari Atap Rumah Majikan Meninggal Dunia

    Admin Kabarrilis.com
    Thursday, June 06, 2024, 2:25 pm WIB Last Updated 2024-06-06T10:01:31Z
    masukkan script iklan disini

    Yudianto, 


    Kabarrilis.com - Tangerang || Usai mendapatkan perawatan medis selama 8 hari, terhitung sejak tanggal 29 Mei 2024 hingga 5 Juni 2024  CC (16) Asisten Rumah Tangga atau ART yang nekat lompat dari rumah majikannya akhirnya meninggal dunia di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu 05 Juni 2024 siang pukul 14.18 WIB di Ruang ICU.


    Jenazah CC remaja berusia 16 tahun tersebut telah menjalani autopsi untuk kepentingan penyidikan Kepolisian Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.


    "Tindakan penanganan medis yang telah kami dilakukan setelah menerima laporan korban melompat dari atap rumah majikannya itu, di tanggal 29 Mei, korban segera kami bawa ke RS Tiara.


    Lalu keesokan hari 30 Mei 2024 korban dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang, untuk perawatan lebih intensif.


    Pada tanggal 01 Juni 2024 pihak rumah sakit menyatakan korban tidak sadarkan diri dan dimasukkan ke ruang ICU, dan di hari Rabu, 5 Juni 2024 pihak RS menyatakan jika korban meninggal dunia," 


    Ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, bersama Dirut  RSUD kabupaten Tangerang, Asisten 3 Pemkot Tangerang dan Kadinsos Kota Tangerang, dalam press release di depan ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah. Rabu (5/6/2024) malam WIB.


    Selanjutnya, usai melengkapi administrasi pengambilan jenazah dan melakukan autopsi. Dinsos Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota membantu pemulangan dan pengawalan Jenasah ke tempat asal korban di Kerawang.


    "Almarhumah hari ini dimakamkan di kampung halamannya, yakni Karawang, Jawa Barat. Kami turut berdukacita atas meninggalnya korban," kata Kapolres.


    Dalam kasus ini, kepolisian Polres Metro Tangerang Kota sudah menetapkan 4 orang sebagai tersangka, termasuk majikan korban berinisial L.


    Sementara, Direktur RSU Kabupaten Tangerang Endang Widyastiwi menjelaskan penyebab meninggalnya CC, meskipun sempat menjalani perawatan medis.


    Kata dia, dari hasil pemeriksaan medis menunjukan salah satu penyebab pasien meninggal dunia karena mengalami luka memar di bagian paru-paru yang cukup serius, untuk lebih pastinya akan dilakukan autopsi terhadap korban guna mengetahui penyebab kematiannya.


    "Kondisi ini bisa membuat penggumpalan darah di situ, ada trauma yang cukup dalam, yang akhirnya menyebabkan kematian,"kata Widyastiwi, Rabu (5/6/2024) malam.

    Politik

    +