-->

Iklan

Polsek Parung Tindak Lanjut Berita Viral, Adanya Dugaan Penganiayaan dan Percobaan Pemerkosaan.

Admin Kabarrilis.com
Sunday, June 02, 2024, 8:16 PM WIB Last Updated 2024-06-02T13:17:13Z
masukkan script iklan disini
Kabarrilis.com  |  Bogor  -  Diduga telah terjadi Insiden dugaan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan di wilayah Bogor, yang mana beredar berita viral di Medsos. Pada hari Minggu, 02 Juni 2024, sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang wanita berinisial ER (48) menjadi korban kekerasan di Kampung Lebakwangi, Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Parung, AKP Doddy Rosjadi,SH,.MH menjelaskan atas Kejadian ini bermula saat ER (48) sedang berolahraga pagi dengan berjalan kaki sendirian. Tiba-tiba, ia diikuti oleh seorang pria yang tidak dikenal. Pelaku kemudian membekap mulut Korban dan menariknya ke kebun singkong terdekat.

"Di tempat tersebut, pelaku membuka celana dalam korban, kemudian pelaku memasukan jarinya kedalam kemaluan korban. Saat ER (48) berusaha melawan, pelaku memukul wajahnya. Tidak hanya itu, pelaku juga memaksa korban untuk memegang alat kelaminnya, namun korban menolak sehingga dipukul kembali oleh pelaku," jelas AKP Doddy

AKP Doddy mengatakan, aksi keji tersebut dihentikan ketika seorang saksi yang sedang melintas, S (54), memergoki perbuatan pelaku, yang membuat pelaku melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, Korban mengalami luka memar di wajah dan pendarahan di bagian kemaluan.

"Korban ER (48) kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Parung dengan ditemani keluarganya. Pihak kepolisian langsung mengambil tindakan dengan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengantar korban untuk visum et repertum, serta mengumpulkan barang bukti berupa pakaian korban. Selain itu, polisi juga telah melakukan dokumentasi kejadian dan wawancara dengan para saksi," ungkpnya.

Dari Hasil Pemeriksaan Pihak Kepolisian di Lokasi TKP dan memintai keterangan korban dan para saksi saksi menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas.

"Kami akan melakukan segala upaya untuk menangkap pelaku dan memastikan bahwa korban mendapatkan keadilan yang layak melalui proses hukum tindak lanjut penyelidikan, pendalaman serta pengembangan untuk mencari pelakunya hingga tertangkap," pungkasnya. (Humas/Reed)

POLITIK

+