--> iklan
  • Jelajahi

    Copyright © KABAR-RILIS NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ad Sticky

    Iklan

    Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Kemendagri Bicara Soal Pemimpin Wanita Masa Kini

    Admin Kabarrilis.com
    Wednesday, April 24, 2024, 10:57 pm WIB Last Updated 2024-04-24T15:58:41Z
    masukkan script iklan disini


    Kabarrilis.com   |  Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar acara peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan halalbihalal di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

    Dalam acara itu, Ketua DWP Kemendagri Nani Suhajar Diantoro berbicara soal pemimpin wanita masa kini. Menurutnya, seorang pemimpin wanita masa kini mesti memiliki kepribadian yang hebat seperti sosok Raden Ajeng Kartini. Sebab, kata Nani, wanita asal Jepara itu adalah role model perempuan yang tangguh dalam memperjuangkan emansipasi wanita dan pendidikan di Indonesia.

    Selanjutnya, Nani menjelaskan, kepribadian yang hebat menjadi dasar bagi kepemimpinan yang efektif. Selain itu, kepemimpinan efektif juga memerlukan kualitas kepribadian yang dapat menginspirasi, memotivasi, dan memandu orang lain menuju pencapaian tujuan bersama.

    “Seorang pemimpin dengan kepribadian yang hebat mampu menjadi teladan yang inspiratif bagi timnya, menghadapi tantangan dengan keyakinan, dan membangun hubungan yang kuat berdasarkan kepercayaan dan saling pengertian,” katanya.

    Nani menambahkan, Kartini menjadi simbol perjuangan dan inspirasi bagi wanita modern dalam memperkuat kepribadian. Bahkan, sosoknya dinilai sebagai pemimpin wanita yang berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat.

    “Dia (Kartini) adalah teladan kemandirian, keberanian, dan kepedulian sosial. Kartini memperjuangkan hak-hak wanita dengan menggali potensi dan kemampuan mereka dalam dunia pendidikan dan kemasyarakatan,” imbuhnya.

    Menurut Nani, ada beberapa karakter yang perlu dimiliki untuk menjadi pribadi yang hebat, di antaranya kemandirian; empati dan kepekaan sosial; keberanian dan ketegasan; integritas dan etika; serta keterbukaan dan keterampilan komunikasi.

    “Kelima kunci ini saling terkait dan memperkuat satu sama lain untuk membentuk kepribadian yang hebat dalam kepemimpinan,” tandasnya.

    Tak lupa Nani berpesan agar peringatan Hari Kartini digunakan bukan sebatas untuk mengenang, tetapi juga kontemplasi untuk mengambil teladan dan inspirasi dari perjuangan Kartini. “Memperingati Hari Kartini berarti kita kembali mengaktualisasikan nilai-nilai yang beliau perjuangkan sesuai dengan konteks tantangan pada masa kini,” tandasnya.

    Editor   :  Dhi

    Politik

    +