Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

wa

Petani Desa Purasari Berduka, Padi Baru Tanam Terendam Lumpur dan Air

Laporan : Raga Sukma 

Kabarrilis.com, Bogor || Petani di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kab. Bogor berduka, karena meluapnya air Sungai Ci-Puraseda, akibat hujan lebat yang terjadi pada Kamis 16 November 2023 (Kemarin).

Pasalnya luapan air Sungai Ci-Puraseda mengandung Lumpur dan material lain nya, sehingga merendam sawah milik para petani yang baru ditanami Padi.

"Dampak dari banjir yang terjadi di hari kemarin sore (Kamis), semuanya petani mengalami kerugian yang sangat besar, karena sawahnya baru beres ditanami padi, terendam air dan lumpur," ungkap Bedih Kepala Dusun (Kadus) 2, kepada wartawan Jum'at 17 November 2023.

Menurut Bedih, sawah terdekat dengan area Ci-Puraseda, terdamapak paling parah dari luapan air sungai yang bercampur lumpur.

"Karena air sungai yang berlumpur itu di dekat sawah mengalir sangat deras dan meluap, sehingga menutupi areal persawahan. Akibatnya, sawah yang terdekat dari aliran sungai terendam lumpur cukup parah," katanya.

Dengan kejadian yang telah dialaminya, Bedih mengharapkan adanya perhatian pihak terkait, untuk membangun segera tanggul pengendali air.

"Agar kejadiannya tidak terulang, ada perhatian secepatnya dari pihak atau dinas terkait, untuk segera membuat tanggul. agar sawah dan pemukiman penduduk kampung babakan panjang aman dari ancaman banjir bandang," ujarnya.

Bedih menambahkan, "jembatan yang baru saja dibangun juga bisa aman dari tergerusnya air banjir kali Ci-Puraseda," tegasnya.

Terisah, Kepala Desa (Kades) Purasari Agus Soleh Lukman, sesaat setelah mendampingi W. R Pelitawan Camat Leuwiliang, untuk langsung meninjau lokasi menyatakan telah berkodinasi dengan pihak terkait.

"Setelah Bapak Camat meninjau area terdampak banjir bandang tadi, Beliau langsung berkoordinasi dengan PUPR juga, bagaimana penanggulangan untuk kedepannya," ujarny Agus.

Agus mengharapkan, peristiwa banjir bandang yang terjadi kemarin (Kamis) tidak terdampak kepada wilayah pemukiman penduduk.

"Sore hari kemarin sampai malam telah terjadi luapan air kali Ci Puraseda, yang cukup deras atau bisa dikatakan banjir bandang, mudah-mudahan saja tidak masuk kewilayah pemukiman.

Informasi dari wilayah 02 dan dari RW yang lain juga, untuk dampak yang kemarin itu meluas ke wilayah-wilayah persawahan yang memang baru saja ditanami bibit padi belum lama," ujarnya.

Guna mengantisipasi terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan, Agus Soleh menginstruksikan kepada jajarannya untuk tetap siaga.

"Saya sudah mengintruksikan ke jajaran dibawah, seperti kepala dusun, RT dan RW serta tokoh pemuda. Semua agar meningkatkan kewaspadaan di semua titik.Terlebih diwilayah rawan longsor dan kebanjiran untuk lebih ditingkatkan, diinformasikan dan di himbau kepada warganya masing-masing untuk lebih hati-hati," tegasnya.