-->

Iklan

Diduga Polsek Cibungbulang Bebaskan 2 Orang Pengedar Eximer dan Tramadol

Admin Kabarrilis.com
Wednesday, July 05, 2023, 5:28 PM WIB Last Updated 2023-07-06T02:10:49Z
masukkan script iklan disini



Laporan: Muhtadin

Kabarrilis.com  | Bogor - Dua orang yang diduga pengedar obat keras jenis Eximer dan Tramadol yang di amankan oleh Unit Reskrim Polsek Cibungbulang Polres Bogor telah dipulangkan (bebas-red), hal itu di sampaikan oleh seseorang yang diduga bos dari pengedar tersebut kepada salah satu wartawan Media online.

"Anak buah ibu sudah pulangkan ? " tanya awak media kepada seorang wanita yang diduga boss dari pengedar Eximer dan Tramadol tersebut.

" Udah bang " terang wanita itu singkat.

Keterangan yang disampaikan oleh wanita tersebut, sangat melukai hati insan pers, pasalnya penangkapan yang dilakukan unit Reskrim Polsek Cibungbulang itu berdasarkan informasi yang disampaikan oleh beberapa awak media.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibungbulang, IPTU Nana, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mengatakan, Kedua  pengedar obat keras golongan G tersebut saat ini telah di limpahkan ke Satreskoba Polres Bogor.

"Untuk kedua pelaku saat ini telah kami limpahkan, kami juga telah melakukan tindakan tegas menutup  tiga toko yang menjual obat Eximer dan Tramadol di wilayah hukum Polsek Cibungbulang " Jelas Nana.

Namun sangat disayangkan, ketika di tanya berapa jumlah barang bukti yang berhasil di amankan hingga berita ini diterbitkan Kanit Reskrim Polsek Cibungbulang tersebut belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan yang di lakukan oleh Unit Reskrim Polsek Cibungbulang terhadap dua pengedar obat keras jenis Eximer dan Tramadol berkat informasi yang disampaikan oleh beberapa Media.

Saat itu beberapa awak media usai melakukan peliputan HUT Bhayangkara ke-77, saat melintas di Jalan Raya Leuwiliang Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor,awak media mendapati sebuah toko kosmetik yang ramai didatangi oleh remaja.

Bermaksud hendak menanyakan barang apa yang di perjualbelikan, awak media yang berjumlah 6 orang langsung menghampiri pemilik toko, tanpa basa basi pemilik toko langsung memberikan sejumlah uang.

Karena tujuannya untuk konfirmasi, maka para awak media menolak pemberian uang tersebut, selanjutnya para awak media kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan. Namun naas pemilik toko secara tiba-tiba mengamuk hendak menghujani para awak media dengan menggunakan batu karena mengira telah mengabadikan foto di toko miliknya tersebut.

Atas kejadian itu, awak media mendatangi Polsek Cibungbulang untuk melaporkan kejadian tersebut.

POLITIK

+