-->
24 C
id
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

SIMPLE Inovasi IPB Untuk Petani dan Peternak di Situudik, Kolaborasi Pemdes dan Balai Pertanian


M. Ilyas, Jawa Barat || Sosialisasi Inovasi Institut Pertanian Bogor (IPB), untuk turut berpartisipasi mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai
program unggulan Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas Tahun 2045.


Sistem Integrasi Pengolahan Sirkular Limbah MBG (SIMPLE) Inovasi yang ditawarkan oleh IPB berupa transformasi limbah menjadi model bagi ketahanan pertanian, pertenakan dan pangan berkelanjutan, Selasa 14 April 2026, di Desa Situ - udik Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.


Sosialisasi SIMPLE dihadiri oleh Titi Mulyanah Penyuluh Lapangan 6 Desa dari Balai Pertanian Cibungbulang, Kepala Desa (Kades) Mamatsudin, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Situudik bersama para anggota - nya.

Target utama yang ingin dicapai dalam program Simple untuk Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Gizi secara berkelanjutan berbasiskan komunitas yang di Ketuai Fitri Seliniawati Mahasiswa IPB Semester 6 Prodi Teknologi Hasil Ternak

"Inovasi simple ini akan kami laksanakan di Desa Situudik selama tiga bulan secara berturut - turut, sebagai solusi masalah para petani disini dalam penanggulangan masalhnya.

ada tiga bidang yang menjadi targetan kita yaitu ketahanan pertanian, perternakan dan pangan itu secara berkelanjutan, bersama komunitas yang ada di Masyarakat Desa Situudik.

Untuk tercapainya program Simple berkelanjutan dan konsisten kami membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Balai pertanian dan pertenakan wilayah juga bersama stakeholder lainnya," ungkap Fitri Seliniawati.

Sementara itu sebagai wujud dukungannya atas program yang telah digagas oleh Mahasiswa IPB, Mamatsudin menyiapkan lahan seluas 2 hektar untuk progres SIMPLE.

"Untuk progres yang akan dijalankan Mahasiswa IPB Pemerintah Desa Situudik, sebagai dukungan nyata kami telah menyiapkan lahan pertanian nya seluas 2 hektare dan itu termasuk pertenakan," katanya.

Senada dengan Mamatsudin Penyuluh Lapangan (PL) Balai Pertanian Cibungbulang Titik Mulyanah dalam mensuport kolaborasi program yang telah digagas Mahasiswa IPB.

"Dengan adanya kolaborasi dari inovasi ini yang digagas oleh para Mahasiswa IPB di Kecamatan Cibungbulang terkait dengan progres ketahanan pertanian, perternakan dan panganan.

Salah satunya adalah inovasi pupuk organik yang bisa di campurkan dengan pupuk kimia, hal inilah sebagai solusi atas persoalan yang ada ditingkat petani," ujarnya.
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang
kabarrilis.com, cepat, tepat, akurat dan berimbang Update berita aktual seputar ekonomi, sosial budaya, kriminal dan hukum, olahraga, pendidikan, pemerintah, peristiwa, politik, religi, wisata dan hiburan

Posting Komentar